Jakarta

Pengerukan Kali Pesanggrahan

Posted on Updated on


Kali Keuangan Di Pesanggrahan Dikeruk
Pengerukan kali di Jl. Swadarma Raya

Kali Pesanggrahan mengalir dari Kabupaten Bogor, Kota Depok, Jakarta Selatan, hingga akhirnya ke Tangerang, Banten. Jalur sungai semakin menyempit akibat pemanfaatan lahan sungai yang dilakukan penduduk secara liar. Kondisi kali sangat memprihatinkan dan juga tercemar logam berat seperti timah hitam, air raksa, dan kromium hexavalen. Dangkalnya kali Pesanggrahan akibat tumpukan sampah menjadi salah satu penyebab banjir yang tidak mampu menampung debit air ketika hujan turun.

Pada November 2012, kali Pesanggrahan meluap dengan ketinggian 1,5 meter dan merendam perumahan penduduk yang berlokasi rendah di wilayah Ulujami dan Petukangan Selatan. Setiap tahunnya, pemukiman penduduk di wilayah rendah ini selalu terkena dampak banjir ketika hujan deras mengguyur. Pada Desember 2010 pemerintah telah menargetkan normalisasi kali dari debit 50 meter kubik menjadi 115 meter kubik, namun baru dapat terealisasi secara efektif tahun 2015.

Pada pertengahan bulan Agustus 2015 ini, Pemprov DKI Jakarta melakukan pengerukan secara bertahap. Pengerukan kali Pesanggrahan ditargetkan pada akhir bulan Oktober 2015. Harapannya, ketika musim penghujan tiba, air kali Pesanggrahan dapat mengalir lebih lancar dan mengurangi dampak banjir di wilayah Pesanggrahan dan Ulujami.

image1
Kali Pesanggrahan sebelum dan sesudah dibersihkan

[kembali ke menu Sungaiku]

Mengunjung Kepulauan Seribu melalui Dermaga Kali Adem

Posted on Updated on


IMG_4053

Dermaga Kali Adem, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, merupakan satu di antara dua akses keberangkatan dan kedatangan kapal yang resmi di DKI Jakarta. Secara umum, fasilitas di dermaga resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta kondisi cukup baik. Namun demikian, infrastruktur penunjang menuju pelabuhan masih belum tertata dengan baik.

Dermaga ini mulai beroperasi kembali pada 1 Agustus 2015 dimana sebanyak 42 kapal ojek yang sebelumnya bersandar di Dermaga Muara Angke akan dipindahkan ke Dermaga Kali Adem yang khusus melayani wisatawan dan warga ke Pulau Seribu. Selain itu, sistem pembayaran penumpang juga akan menggunakan mekanisme tiket dengan kapasitas penumpang yang disesuaikan dengan jumlah kursi dan perizinan kapal.

Bagi wisatawan yang menuju pulau seribu, dermaga Kali Adem ini terasa jauh lebih nyaman dibandingkan dengan dermaga Muara Angke. Dermaga ini terlihat lebih bersih dan lebih tertata walaupun masih perlu ditingkatkan lagi pemeliharaannya.

Akses menuju dermaga ini juga cukup mudah. Dari jalan utama, pengunjung dapat menggunakan odong-odong yang dimiliki oleh penduduk setempat sebagai bentuk dari permberdayaan masyarakat di sekitarnya.

[kembali ke menu Dermagaku]